sudah beberapa kali saya mendengar kalimat tersebut, dari Bapak Mario Teguh, Habib Novel, dan beberapa orang bijak lainnya. sebagai manusia kita harus terus bergerak secara pikiran mau pun tubuh kita untuk hidup dan berjuang, tapi iman harus tetap teguh/diam, sesibuk apapun tapi batin harus tetap tenang dan damai.sesuatu yang mudah diucapkan tetapi sangat sulit untuk dilakukan.
" Baginya (manusia) ada malaikat -malaikat yang selalu menjaganya bergiliran, dari depan dan belakangnya. Mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tidak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia." (QS Ar-Ra'd 13:11).
Maka bukanlah sesuatu yang tepat jika kita hanya bilang "pasrah saja yakin saja sama Allah, semua sudah diatur", lalu malas bekerja, malas ibadah, tidak melakukan perencanaan keuangan untuk dunia akhiratnya dengan baik. karena kita harus senantiasa bergerak untuk mengubah keadaan kita dengan usaha dan doa, menyempurnakan ikhtiar, selain kita tetap berserah diri kepada Allah karena tiada daya dan upaya kita tanpa pertolongan-Nya, dan sangatlah mudah untuk-Nya mengubah sesuatu.